• Kontak Kami
  • Hotline : 082133666560
  • SMS : 081353535661
  • BBM : D73783A1

Kontak Kami

( pcs) Pembayaran

INFO 1 : Pemesanan sebelum pukul 14.00 WIB akan dikirim pada hari yang sama. Apabila ada pemesanan setelah pukul 14.00 WIB akan di kirim keesokan harinya. Terima kasih atas perhatiannya.
Beranda » Paket » Paket Budidaya Melon Organik NASA

Paket Budidaya Melon Organik NASA

Ditambahkan pada: 14 July 2016 / Kategori: , ,
Kode : P-MELON
Berat : 3100 gram
Stok : Ready Stock
Dilihat : 172 kali
Review : Belum ada review
Rp 328.000 Sebelum Rp 400.000
(OFF 18%) Hemat Rp 72.000
Tentukan Pilihan!

# Paket Budidaya Melon Organik NASA

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja Anda
Lihat keranjang Anda
Lanjut Belanja
Pembayaran
Pesan melalui SMS? Klik SMS

Bagikan informasi tentang Paket Budidaya Melon Organik NASA kepada teman atau kerabat Anda.

Deskripsi Paket Budidaya Melon Organik NASA

ISI PAKET :

1 botol SUPERNASA 250 gram

1 botol POWER NUTRITION 250 gram

1 botol PUPUK ORGANIK CAIR NASA (POC NASA) 500 ml

1 botol HORMONIK 100 ml

1 botol GLIOCLADIUM 100 gram

1 botol PESTONA 500 ml

1 botol AERO A810 250 ml

Leaflet Budidaya Melon

PENDAHULUAN

Di Indonesia, budidaya melon telah menunjukkan perkembangan bisnis yang menjanjikan. Tetapi jika teknik budidaya dan faktor pendukungnya tidak diperhatikan, maka keuntungan juga akan mengalami penurunan. PT Natural Nusantara menyajikan Paket Budidaya Melon Organik dan teknik budidaya yang tepat dengan tujuan untuk membantu para petani melon dalam meningkatkan hasil panen melon secara kualitas, kuantitas, dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan (Aspek K-3).

SYARAT TUMBUH TANAMAN

  1. Iklim

Tanaman melon membutuhkan sinar matahari penuh untuk tumbuh dan berproduksi. Suhu lingkungan yang dikehendaki adalah 25-30ºC. Tanaman melon dapat tumbuh dengan baik pada ketinggian 300-900 mdpl. Hujan yang terus menerus dan angin yang terlalu kencang dapat merusak tanaman melon dan akan merugikan.

  1. Media tanam

Tanaman melon cocok dibudidayakan pada tanah liat berpasir yang banyak mengandung bahan organik dan pH tanah 5,8-7,2. Tanaman melon tidak menyukai tanah yang terlalu basah.

PEMBIBITAN

  1. Pembuatan media semai

Gunakan Natural GLIO sebanyak 1-2 sachet dicampur dengan pupuk kandang 50-100 kg. Letakkan pada tempat yang teduh. Diamkan selama 1 minggu dan diaduk sesekali. Dosis ini digunakan untuk lahan 1000 m2.

Cara membuat media semai; siapkan 1 ember tanah yang sudah diayak, tambahkan TSP 50 gram yang dilarutkan dengan 2 tutup botol POC NASA. Dan campurkan dengan Natural GLIO yang sudah dikembangbiakkan dengan pupuk kandang tadi. Masukkan ke polibag dengan ukuran 8 x 10 cms ampai terisi 90%.

  1. Teknik penyemaian dan pemeliharaan bibit

  • Rendam benih dalam 1 liter air hangat, tambah 1 tutup POC NASA selama 8-12 jam lalu diperam selama 48 jam.
  • Lalu disemai dalam polibag sedalam 1-1,5 cm. Benih disemai dengan posisi ujung calon akar menghadap ke bawah (posisi tegak). Benih ditutup menggunakan campuran tanah dan abu sekam, perbandingan 2 : 1.
  • Ketika bibit berumur 7-9 HSS Hari Setelah Semai, semprotkan POC NASA. Setiap 1-1,5 cc POC NASA ditambah dengan 1 liter air untuk menyemprot bibit. Lakukan dengan rutin setiap pagi hari.
  • Bibit melon yang sudah berdaun 4-5 helai, atau telah berumur 10-12 hari, sudah dapat dipindahtanamkan.

PENGOLAHAN MEDIA TANAM

  1. Pembukaan lahan

Sebelum dibajak, lahan digenangi air lebih dulu selama semalam. Lalu keesokan harinya dilakukan pembajakan dengan kedalaman sekitar 30 cm. Baru dilakukan pengeringan dan dihaluskan.

  1. Pembentukan bedengan

Panjang bedengan maksimal 12-15 m, dengan tinggi bedengan 30-50 cm, dengan lebar bedengan 100-110 cm, dan lebar parit 55-65 cm.

  1. Pengapuran

Penggunaan kapur per 1.000 m2 pada pH tanah 4-5 dibutuhkan 150-200 kd dolomit. Untuk antara pH 5-6 diperlukan 75-100 kg dolomit, dan pH >6 diperlukan 50 kg dolomit.

  1. Pemupukan dasar

PUPUK KANDANG (TON/HA) DOSIS PUPUK MAKRO (GRAM/POHON) DOSIS POC NASA
UREA SP36 KCL
4-5 12 20 8 30-60 tutup /1000 m2 + air secukupnya (siramkan)
  1. Pemberian Natural GLIO

Untuk mencegah serangan penyakit yang disebabkan jamur, sebaiknya terbarkan Natural GLIO yang sudah disiapkan sebelum persemaian.

  1. Pemasangan mulsa plastik hitam perak

Pemasangan mulsa dilakukan saat matahari terik. Biarkan bedengan tertutup mulsa 3-5 hari sebelum dibuat lubang tanam.

PENANAMAN

  1. Pembuatan lubang tanam

Diameter lubang 10 cm, jarak lubang 60-80 cm. Ditanam dengan model berupa dua baris berhadap-hadapan membentuk segiempat atau segitiga.

  1. Cara penanaman

Bibit ditanam dengan media tanahnya. Akar tanaman jangan sampai rusak saat menyobek polibag.

PEMELIHARAAN TANAMAN

  1. Penyulaman dilakukan saat sore hari. Penyulaman dilakukan 3-5 hari setelah tanam.
  2. Penyiangan yaitu membersihkan tanah di sekitar tanaman dari gulma, rumput liar atau tanaman merugikan lain.
  3. Perempelan dilakukan terhadap cabang air atau tunas yang bukan merupakan cabang utama.
UMUR TANAMAN DOSIS PUPUK MAKRO (GRAM/POHON)
UREA SP-36 KCL
10 HARI 12 12 10
20 HARI 12 12 10
30 HARI 12 8 12
40 HARI 12 8 20
POC NASA :

( PER HA )
MULAI UMUR

1 MINGGU – 6 ATAU 7 MINGGU

POC NASA disemprotkan ke tanaman :

  • Alternatif 1 : dengan dosis 4 tutup botol per tangki. Semprotkan 6-7 kali (setiap 1 minggu sekali)
  • Alternatif 2 : dengan dosis6 tutup botol per tangki. Semprotkan 4 kali (setiap 2 minggu sekali )
  1. Penggunaan HORMONIK

HORMONIK sebanyak 1-2 tutup botol ditambah POC NASA 3-5 tutup botol (per tangki semprot). Disemprotkan setiap 7 hari sekali, mulai usia tanaman 3-11 minggu.

  1. Penyiraman

Penyiraman dilakukan sejak awal pertumbuhan, sampai akan dipetik buahnya kecuali saat musim hujan.

  1. Pemeliharaan lain

  • Pemasangan ajir

Ajir dipasang saat bibit telah mengeluarkan sulur-sulurnya. Tinggi ajir 150-200 cm. Ajir sebaiknya dibuat dari bahan yang kuat sehingga dapat menahan beban buah 2-3 kg. Ajir ditancapkan 25 cm dari pinggir guludan baik kanan maupun kiri. Tambahkan bambu yang diletakkan di bagian pucuk segitiga antara bambu yang menyilang, agar ajir lebih kokoh.

  • Pemangkasan

Pemangkasan pada tanaman melon adalah untuk memelihara cabang yang sesuai dengan yang diinginkan. Pemangkasan dilakukan kalau udara cerah dan kering, supaya bekas luka pemangkasan tidak diserang jamur. Pemangkasan dilakukan setiap 10 hari sekali, cabang yang dipangkas lebih dulu adalah cabang yang paling dekat dengan tanah dan sisakan dua helai. Pemangkasan berhenti jika tinggi tanaman sudah mencapai cabang ke-20 dan 25.

HAMA DAN PENYAKIT

  1. Hama

  • Kutu aphis

Hama ini mengakibatkan daun tanaman menggulung, pucuk tanaman kering akibat cairan daun dihisap oleh hama. Lakukan pengendalian kutu Aphis dengan rutin membersihkan gulma agar tidak menjadi inang hama dan semprot dengan Pestona atau Natural BVR.

  • Thrips

Hama ini mengakibatkan daun muda dan tunas menjadi keriting, terdapat bercak kekuning-kuningan pada daun. Untuk mengendalikan hama Thrips agar tidak menyebar lebih luas, semprot dengan Pestona atau Natural BVR.

  1. Penyakit

  • Layu bakteri

Gejala penyakit ini yaitu daun dan cabang layu, daun akan layu satu per satu meskipun tetap berwarna hijau. Lakukan pengendalian dengan Natural GLIO sejak sebelum tanam.

  • Penyakit busuk

Gejala penyakit ini yaitu pangkal batang seperti tercelup minyak dan mengeluarkan lendir berwarna merah coklat yang menyebabkan tanaman menjadi layu dan mati. Agar penyakit ini tidak menyebar, daun yang terserang segera dibuang. Untuk pencegahan, gunakan Natural GLIO sebelum tanam.

PANEN

  1. Ciri dan Umur Panen

  • Buah melon telah berukuran normal dan sedang
  • Jala pada kulit melon terlihat sangat nyata dan kasar
  • Kulit buah telah berwarna hijau kekuningan
  • Buah telah berumur lebih dari 3 bulan sejak tanam
  • Waktu panen yang baik adalah pagi hari
  1. Cara Panen

  • Potong tangkai buah melon dengan pisau, sisakan 2 cm untuk memperpanjang waktu simpan buah
  • Tangkai dipotong berbentuk T, agar tangkai buah utuh
  • Panen melon dilakukan bertahap, dengan mengutamakan buah melon yang benar-benar siap dipanen
  • Buah melon yang telah dipanen kemudian disortir kualitasnya
  1. Penyimpanan

Saat penyimpanan, buah melon tidak boleh ditumpuk, buah yang belum terangkut disimpan ke dalam gudang. Tempat penyimpanan buah harus bersih dan kering. Buah ditata rapi dengan dilapisi jerami kering.

Demikian uraian mengenai cara budidaya melon menggunakan teknologi NASA. Dapatkan Paket Budidaya Melon Organik hanya dari distributor resmi PT Natural Nusantara.

Belum ada review untuk Paket Budidaya Melon Organik NASA

Silahkan tulis review Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*







Produk Terkait Paket Budidaya Melon Organik NASA

OFF 22%
Rp 196.000 Rp 250.000
Ready Stock / P1-SAWIT
OFF 32%
Rp 328.000 Rp 480.000
Ready Stock / P-CABAI

Mungkin Anda tertarik dengan produk terbaru kami

OFF 17%
Rp 100.000 Rp 120.000
Ready Stock / COBL
Best Seller
OFF 52%
Rp 100.000 Rp 210.000
Ready Stock / COFC
SIDEBAR