• Kontak Kami
  • Hotline : 082133666560
  • SMS : 081353535661
  • BBM : D73783A1

Kontak Kami

( pcs) Pembayaran

INFO 1 : Pemesanan sebelum pukul 14.00 WIB akan dikirim pada hari yang sama. Apabila ada pemesanan setelah pukul 14.00 WIB akan di kirim keesokan harinya. Terima kasih atas perhatiannya.
Beranda » Paket » Paket Budidaya Tebu Organik NASA

Paket Budidaya Tebu Organik NASA

Ditambahkan pada: 14 July 2016 / Kategori: , ,
Kode : P-TEBU
Berat : 2700 gram
Stok : Ready Stock
Dilihat : 115 kali
Review : Belum ada review
Rp 262.000 Sebelum Rp 300.000
(OFF 13%) Hemat Rp 38.000
Tentukan Pilihan!

# Paket Budidaya Tebu Organik NASA

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja Anda
Lihat keranjang Anda
Lanjut Belanja
Pembayaran
Pesan melalui SMS? Klik SMS

Bagikan informasi tentang Paket Budidaya Tebu Organik NASA kepada teman atau kerabat Anda.

Deskripsi Paket Budidaya Tebu Organik NASA

ISI PAKET :

1 botol SUPERNASA 250 gram

1 botol POC NASA 500 cc

1 botol HORMONIK 100 cc

1 botol PESTONA 500 cc

1 botol Aero A-810250 cc

1 pak Natural Glio 100 gram

Leaflet Budidaya Tebu

PENDAHULUAN

Budidaya tebu bukan lagi kegiatan yang dilakukan oleh pihak PTPN. Dengan program Petani Tebu Rakyat, masyarakat petani sudah bisa membudidayakan tanaman tebu dengan pengelolaan sendiri. Saat ini pemerintah Indonesia sedang gencar menggalakkan budidaya tebu untuk mengatasi menurunnya produksi gula di tanah air. PT Natural Nusantara menyajikan Paket Budidaya Tebu Organik dan teknik budidaya tebu yang tepat untuk membantu para petani tebu dalam meningkatkan produksi tebu baik dari segi kualitas, kuantitas, dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan (Aspek K-3).

SYARAT TUMBUH

Tanaman tebu cocok ditanam pada tanah yang kering-kering basah yang kaya kandungan bahan organik, pH diatas 6,4 (tidak terlalu masam), di daratan dengan tinggi kurang dari 500 mdpl. Tanaman tebu membutuhkan curah hujan kurang dari 2.000 mm per tahun.

JENIS-JENIS TEBU

Jenis tebu yang sering ditanam di Indonesia adalah POY 3016, P.S 38, P.S 41, P.S 36, P.S 8, B.Z 132, B.Z 62, dan lain-lain.

PEMBUKAAN KEBUN

  1. Lahan yang digunakan untuk menanam sebaiknya jauh dari jalan utama dan lori pabrik
  2. Ukurang got yang standar yaitu : got keliling lebar 60 cm, dalam 70 cm, got palang lebar 50 cm, dalam 60 cm
  3. Lubang tanam (juringan) baru dapat dibuat setelah got malang mencapai kedalaman 60 cm. Lubang tanam ideal berukuran lebar 50 cm dengan kedalaman 30 cm. Pembuatan lubang tanam ini dilakukan dua kali, yaitu stek pertama dan stek kedua.
  4. Jalan kontrol selebar dibuat sepanjang got.

TURUN TANAH (KEBRUK)

Turun tanah adalah membuat bantalan tanah dengan mengembalikan tanah stek kedua ke dalam lubang tanam. Bila kondisi tanah basah tebalnya 10 cm, jika musim kemarau tebalnya 15-20 cm.

PERSIAPAN TANAM

  • Lakukan seleksi bibit. Pilih bibit tebu yang berkualitas baik agar pertumbuhannya juga baik, bibit harus sehat, tidak cacat fisik dan tidak terkena penyakit atau hama.
  • Bibit stek tebu dianjurkan untuk ditanam berhimpitan agar menghasilkan jumlah anakan semaksimal mungkin.
  • Sebelum ditanam, permukaan potongan direndam dulu dengan POC NASA dengan dosis 2 tutup ditambah Natural GLIO dengan dosis 5 gram per 10 liter air.
  • Sebelum ditanam, juringan harus diairi sehingga kasuran hancur dan halus.

CARA MENANAM TEBU

  1. Bibit bagal / generasi

Tanah kasuran diratakan, kemudian tanah digaris dengan alat runcing dengan kedalaman 5-10 cm. Bibit dimasukkan dengan mata bibit menghadap ke samping, lalu bibit ditimbun dengan tanah.

  1. Bibit rayungan, jika bermata satu : batang bibit terpendam dan tunasnya menghadap ke samping dan sedikit miring.
  2. Sebaiknya, bibit dan rayungan ditanam secara terpisah di dalam petak-petak tersendiri supaya pertumbuhan tanaman merata.

WAKTU TANAM

Waktu paling baik untuk menanam tebu yaitu pada bulan Mei, Juni, dan Juli.

PENYULAMAN

  1. Sulam sisipan dikerjakan 5-7 hari setelah tanam
  2. Sulaman ke-1, dilakukan pada umur 3 minggu
  3. Penyulaman yang berasal dari ros / pucukan tebu dilakukan ketika tanaman berumur 1 bulan
  4. Penyulaman kedua harus selesai sebelum pembubunan, yaitu saat umur 1,5 bulan
  5. Penyulaman ekstra bila perlu, yaitu sebelum bumbun kedua.

PEMBUBUNAN TANAH

  1. Pembubunan pertama dilakukan pada umur 3-4 minggu
  2. Dilakukan dengan cara membersihkan rumput-rumputan dan menghancurkan tanah lalu tambahkan tanah ke tanaman sehingga tertimbun tanah
  3. Pembubunan kedua dilakukan jika anakan tebu sudah lengkap dan cukup besar sekitar 20 cm
  4. Pembubunan ketiga dilakukan pada umur 3 bulan

GARPU MUKA GULUD

Yaitu melepaskan daun kering, harus dilakukan 3 kali, sebelum gulud akhir, umur 7 bulan dan 4 minggu sebelum tebang.

KLENTEK

Yaitu kegiatan melepaskan daun-daun kering. Klentek dilakukan 3 kali yaitu sebelum gulud akhir, ketika tanaman berumur 7 bulan, dan 4 minggu sebelum tebang.

TEBU ROBOH

Batang tebu yang miring atau roboh perlu diikat.

PEMUPUKAN

  1. Sebelum ditanam tanah diberi TSP 1 kintal per Ha
  2. SUPERNASA 1-2 botol dicampur dengan air dan disiramkan merata di atas juringan, dosis 1-2 botol untuk luas tanah 1.000 m2
  3. Pada umur 25 hari setelah tanam, berikan pupuk ZA sebanyak 1,2 keintal per ha. Pemupukan ditaburkan di sebelah kiri rumpun tebu
  4. Untuk mendapat rendemen dan produksi tebu tinggi, semprotkan POC NASA dengan dosis 4-6 tutup dicampur HORMONIK 1-2 tutup per tangki pada umur 1 dan 3 bulan.

HAMA DAN PENYAKIT

  1. Hama penggerek pucuk dan batang

Menyerang tebu yang berumur 3-5 bulan. Kendalikan dnegan musuh alami yaitu lalat jatiroto dan semprot menggunakan Natural BVR atau PESTONA.

  1. Penyakit fusarium pokkahbung

Ditandai dengan pelepah daun tidak sempurna, pertumbuhan tebu terhambat, ruas-ruas bengkok dan sedikit gepeng. Pengendalian menggunakan Natural GLIO 2 sdm ditambah 2 sdm gula pasir.

  1. Penyakit blendok

Ditandai dengan daun-daun klorotis akan mengering, seluruh daun bergaris hijau dan putih. Pengendaliannya menggunakan Natural GLIO sejak awal sebelum tanam untuk melokalisir serangan.

RENDEMEN TEBU

  • Tebu yang telah mencapai umur masak, kadar gula pada sepanjang batangnya akan seragam, kecuali pada bagian pucuk dan pangkal batang.
  • Maka dari itu, sebaiknya tebu ditebang saat posisi rendemen maksimal, yaitu pada bulan Agustus. Tebu yang berumur 10 bulan mengandung saccharose 10%, sedang tebu yang berumur 12 bulan mencapai 13 %.

TEBU KEPRASAN

  • Keprasan yaitu menumbuhkan lagi bekas tebu yang telah ditebang.
  • Tebu yang akan dikepras, dibersihkan dari kotoran bekas tebangan sebelumnya.
  • Siramkan SUPERNASA setelah tebu dikepras. Lima sampai tujuh hari setelah dikepras, tanaman diairi dan lakukan penggarapan sebagai bumbun pertama dari pembersihan rumput-rumput.
  • Semprot dengan POC NASA dan HORMONIK pada umur 1, 2, dan 3 bulan. Pemeliharaan selanjutnya sama dengan tanam tebu pertama.

Demikian penjelasan mengenai teknik budidaya tebu teknologi NASA. Dapatkan Paket Budidaya Tebu Organik hanya dari distributor resmi PT Natural Nusantara.

Belum ada review untuk Paket Budidaya Tebu Organik NASA

Silahkan tulis review Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*







Produk Terkait Paket Budidaya Tebu Organik NASA

OFF 18%
Rp 370.000 Rp 450.000
Ready Stock / P-LADA

Mungkin Anda tertarik dengan produk terbaru kami

OFF 17%
Rp 100.000 Rp 120.000
Ready Stock / COBL
Best Seller
OFF 52%
Rp 100.000 Rp 210.000
Ready Stock / COFC
SIDEBAR